Article 3: Si MEBEL (Mesin Berkas Elektron) Alat Berbasis Teknik Irradiasi Elektron sebagai Solusi Pembersihan Tingginya Gas Buang Kendaraan di Indonesia
1. Pendahuluan
Berdasarkan data terangkum Badan Pusat Statistik (BPS), terlihat pertumbuhan pengguna kendaraan di Indonesia setiap selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2019 jumlah pengguna kendaraan bertambah 7.108.236 unit atau meningkat 5,3 persen menjadi 133.617.012 unit dari tahun sebelumnya sebanyak 126.508.776 unit (GAIKINDO, 2021). Ini menunjukkan pesatnya pertumbuhan pengguna kendaraan di Indonesia yang akan berimbas pada meningkatnya gas buang (emisi) kendaraan. Emisi kendaraan ini mengandung gas nitrogen oksida (NOX), sulful oksida (SOX), dan karbonmonoksida (CO) yang berdampak buruk pada kesehatan manusia atau lingkungan apabila melebihi ambang batas konsentrasi tertentu.
Dalam upaya mengurangi gas buang di Indonesia berbagai usaha dilakukan, salah satu usaha yang dapat kita lakukan dengan menerapkan teknologi nuklir. Iyaa, teknologi nuklir yang oleh sebagian besar masyarakat awam masih dirasa paling jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali bersentuhan dengan persoalan kehidupan manusia sehari-hari. Bahkan Masyarakat awam lebih mengidentikkan nuklir dengan senjata pemusnah yaitu bom atau bahaya radiasi. Mungkin hal ini wajar mengingat sejarah awal kehadiran terknologi nuklir yang dikenal tragedi kemanusiaan yang paling menakutkan. Gambaran masyarakat awam yang mengidentikkan nuklir dengan senjata pemusnah menjadi tidak tepat, karena ada beberapa pemanfaatan teknologi nuklir yang sangat penting diterapkan Indonesia. Seperti salah satu permasalahan yang ada saat ini mengenai emisi kendaraan yang dapat diselesaikan teknologi nuklir dengan menggunakan electron beam machine atau Mesin Berkas Elektron (MEBEL).
Gambar 1. Skema proses si MEBEL untuk pembersihan gas buang (sumber:Jurnal Subjamoko)
2.
Isi
1.
Kesimpulan
Pemakaian berkas elektron untuk membersihkan gas-gas
polutan SOx dan NOx ini mempunyai beberapa keuntungan, antara lain: proses
pembersihan dapat dilakukan secara serentak dalam waktu yang sangat singkat,
merupakan proses kering dan langsung satu tingkat, serta hasil akhirnya berupa
bahan baku untuk pembuatan pupuk yang bernilai ekonomi dan dapat digunakan
dalam sektor pertanian. Teknologi ini juga dinilai sangat praktis dan aman,
baik terhadap lingkungan maupun personil yang terlibat dalam pengoperasian si MEBEL.
Serta
berkas elektron yang dipancarkan tidak dapat melakukan
reaksi aktivasi sehingga tidak akan menghasilkan limbah radioaktif, dan berkas
elektron tidak akan terpancar pada saat mesin dimatikan. Selain memiliki
beberapa keuntungan seperti tersebut di atas, teknologi berkas elektron ini
dinilai cukup murah. Untuk membangun instalasi pembersih gas buang menggunakan si
MEBEL ini hanya memerlukan biaya antara US$ 2-3 juta.
Sehingga dapat dikatakan bahwa si MEBEL ini dapat menjadi solusi terbaik dalam
membersihkan gas buang (emisi) dari kendaraan di Indonesia.
DAFTAR
PUSTAKA
Alatas, Zubaidah.
2013. Buku Pintar Nuklir, Yogyakarta.
Hal 117-120
Sudjatmoko. 2006. Aplikasi Mesin Berkas Elektron Untuk
Pengolahan Gas Buang. GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir, 4-5
GAIKINDO. 2021. Hasil Sensus BPS: Jumlah Kendaraan Bermotor
di Indonesia Tembus 133 Juta Unit, Jakarta. https://www.gaikindo.or.id/data-bps-jumlah-kendaraan-bermotor-di-indonesia-tembus-133-juta-unit/ (Diakses Pada 25 Mei 2021)
Comments
Post a Comment